Berencana untuk berlibur ke luar negri? Perbedaan zona waktu antar negara yang ditempuh bisa sebabkan jet lag. Persiapkan diri Anda untuk meredakan jet lag agar liburan makin menyenangkan.

Jet lag merupakan suatu keadaan yang menyebabkan gangguan terhadap mekanisme tubuh dalam mengatur siklus tubuh karena perbedaan zona waktu. Bagi trans-time-zone-traveler jetlag merupakan suatu momok yang mengganggu. Badan antariksa Amerika (NASA) memperkirakan tubuh membutuhkan satu hari untuk menyesuaikan diri setiap zona waktu. Bayangkan sebagai contoh, jika Anda berpergian ke Hawaii dimana terdapat perbedaan waktu 7 jam, maka dibutuhkan 7 hari agar siklus tidur Anda kembali normal.

Tubuh kita memiliki suatu sistem kerja sama dari berbagai organ dalam mengatur suatu pola kebiasaan tertentu. Kita memiliki organ kecil bernama hipotalamus di otak  yang bertugas sebagai alarm untuk mengingatkan tubuh tentang rasa lapar, haus, dan keinginan tidur. Kemudian kita memiliki mata yang membantu tubuh dalam mengetahui waktu. Serat optik dalam mata memunculkan persepsi pada otak tentang perbedaan waktu malam atau siang.  Ketika mata mengirim sinyal kepada otak bahwa cahaya matahari mulai menghilang, otak akan merespon melalui hipotalamus dan secara perlahan melepaskan hormon melatonin yang menimbulkan rasa kantuk. Saat matahari terang dan diserap banyak oleh mata, hipotalamus akan menahan produksi melatonin sehingga rasa kantuk pun mulai berkurang.

sumber: travelandleisure

Sistem yang sudah terkordinasi sedemikian rupa ini tidak bisa berubah dalam sekejap. Dapat Anda bayangkan jika kita pergi ke luar negeri dengan zona waktu yang cukup berbeda sistem tubuh akan kacau karena dituntut untuk segera beradaptasi. Hal inilah yang dikatakan jet lag, berikut beberapa keluhan yang dialami ketika jet lag:

  1. Tubuh akan mengalami kelelahan yang timbul bersamaan dengan kurangnya konsentrasi.
  2. Muncul rasa seperti kebingungan.
  3. Dehidrasi, kekurangan cairan tubuh karena banyak menguap melalui permukaan kulit / keluar bersamaan keringat.
  4. Gangguan pada kaki dan tungkai. Akibat duduk yang terlalu lama maka peredaran darah pada tungkai dan kaki pun dapat terhambat yang menimbulkan rasa tidak nyaman dan bengkak.
  5. Sulit Tidur
  6. Kecemasan
  7. Sulit buang air besar
  8. Diare
  9. Sakit kepala
  10. Muntah
  11. Berkeringat
  12. Kehilangan daya ingat.

Untuk mengurangi keluhan jet lag, sebaiknya anda menyesuaikan waktu makan dan istirahat dengan waktu setempat agar tubuh lebih mudah  beradaptasi. Anda juga harus banyak minum air putih agar tidak dehidrasi. Hindari konsumsi kafein dan alkohol agar tubuh sehat dan bugar. Alkohol dapat menyebabkan dehidrasi, gangguan dari siklus tidur, serta memicu mual dan muntah. Berolahraga juga akan meningkatkan daya tahan tubuh. Selain itu, selama perjalanan minimal 2 jam sekali sebaiknya Anda berjalan atau stretching. Tak lupa pakailah pakaian dan sepatu yang nyaman selam perjalanan Anda

instal aplikasi prosehat

Categories: Travelling

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *